Air meluap dari sungai dan menggenangi rumah-rumah di salah satu wilayah termiskin di Amerika Serikat.
Gubernur Kentucky Andy Beshear menyampaikan keprihatinannya saat mengumumkan jumlah kematian yang diperkirakan akan bertambah.
"Singkatnya, peristiwa ini menghancurkan," katanya, seperti dilaporkan
Reuters.
Sejumlah orang belum ditemukan dan sekitar 23.000 rumah tangga mengalami pemadaman listrik.
"Ini menjadi salah satu banjir paling signifikan dan mematikan yang pernah kita alami di Kentucky setidaknya dalam waktu yang sangat lama," tambahnya.
Beshear juga menetapkan keaadaan darurat.
Jalan dipenuhi air dan tampak seperti sungai dengan ketinggian air mencapai ranting pohon.
Garda Nasional dengan helikopter dan perahu telah dikerahkan.
Orang-orang terlihat menyelamatkan diri di atas rumah mereka, bahkan ada yang memanjat pohon, sambil menunggu tim penyelamat datang.
“Saya meminta semua orang untuk berdoa. Ada banyak orang di luar sana yang membutuhkan bantuan dan sangat ketakutan saat ini. Dan kami melakukan yang terbaik yang kami bisa untuk menjangkau masing-masing dan setiap dari mereka,†kata Beshear.
Pemerintah mmebuka pusat evakuasi di taman-taman negara bagian dan fasilitas lainnya. Namun, gubernur memperingatkan bahwa beberapa fasilitas ini sendiri telah dilanda badai, dan mungkin saat ini juga tanpa listrik atau fasilitas lainnya.
Layanan Cuaca memperkirakan hujan lebat akan trus mengguyur wilayah itu hingga Jumat (29/7).
BERITA TERKAIT: