Hindari Antrean Panjang, Sri Lanka Kenalkan Skema Kuota

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/alifia-dwi-ramandhita-1'>ALIFIA DWI RAMANDHITA</a>
LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA
  • Sabtu, 16 Juli 2022, 14:12 WIB
Hindari Antrean Panjang, Sri Lanka Kenalkan Skema Kuota
Antrian panjang untuk isi bahan bakar di Sri Lanka mengular/Reuters
rmol news logo Situasi di Sri Lanka mulai berangsur normal semenjak Gotabaya Rajapaksa mengundurkan dirinya pada Kamis(14/7). Pemerintah kini siap untuk hadapi krisis bahan bakar dengan memperkenalkan skema kuoata.

Dalam skema tersebut, pemerintah akan mengalokasikan jaminan kuoata bahan bakar dengan jatah dua kali dalam seminggu per kendaraan pada satu KTP berdasarkan digit terakhir dari plat nomor kendaraan.

Sebelumnya, masyarakat Sri Lanka terlebih dahulu harus mendaftarkan nomor sasis kendaraan, yang digunakan untuk identifikasi mobil dan memverifikasikan detail lainnya untuk selanjutnya bisa mendapatkan kode QR.

Terkait mekanisme distribusi bahan bakar sedang dikerjakan oleh pemerintah untuk mencegah terjadinya pemasaran gelap, penimbunan dan berupaya agar bahan bakar bisa terbagi rata bagi masyarakat Sri Lanka.

Hal ini dilakukan pemerintah agar antrian panjang berkilo-kilo kilometer untuk mengisi bahan bakar tidak terjadi lagi di negara tersebut.

Imbas dari krisis bahan bakar tersebut hingga kini sekolah dan kantor di Sri Lanka dikabarkan masih ditutup untuk kurangi pemakaian bahan bakar sampai batas waktu yang belum ditetapkan. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA