Puluhan Mayat Warga Sipil Ukraina "Dibuang" Rusia di Supermarket Mariupol Sampai Membusuk

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Senin, 30 Mei 2022, 15:13 WIB
Puluhan Mayat Warga Sipil Ukraina "Dibuang" Rusia di Supermarket Mariupol Sampai Membusuk
Kuburan massal korban perang di Ukraina/Net
rmol news logo Pasukan Rusia dilaporkan telah "membuang" puluhan mayat warga sipil Ukraina hingga membusuk di sebuah supermarket di kota pelabuhan Mariupol, bagian timur Ukraina yang menghadap Laut Azoz. 

Foto-foto yang diambil dari supermarket Shchyryi Kum menunjukkan mayat-mayat yang berpakaian sipil berserakan di lantai. Mereka sudah membusuk dan berubah warna.

Menurut penasihat walikota Mariupol, Petro Andryushchenko, pasukan Rusia tidak dapat mengubur mereka karena membutuhkan aliran air.

"Rusia membawa mayat orang mati ke sini (supermarket), mayat yang diambil dari kuburan dan sebagian digali dalam upaya untuk memulihkan pasokan air,” kata Andryushchenko, seperti dikutip Stuff.

“Mereka hanya membuangnya seperti sampah," tambah dia.

Lebih lanjut, Andryushchenko mengatakan pihaknya telah merekrut penggali kubur dan ahli patologi untuk mengubur mayat.

Sebelum perang, Mariupol memiliki populasi sekitar 500 ribu orang. Tetapi sejak akhir Februari, Rusia menghancurkan kota Mariupol, menewaskan ribuan warga sipil. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA