Jurubicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan setiap pengiriman senjata yang ke Ukraina justru memicu ketidakstabilan keamanan di kawasan.
"Kecenderungan itu sendiri untuk memompa senjata, termasuk senjata berat, ke Ukraina dan negara-negara lain adalah tindakan yang mengancam keamanan benua, memprovokasi ketidakstabilam," ujarnya dalam kofrensi pers di Moskow pada Kamis (28/4).
Pernyataan Peskov sendiri merupakan komendari dari ucapan Menteri Luar Negeri Inggris, Liz Truss, yang menyatakan dukungan pengiriman lebih banyak senjata ke Ukraina dan negara-negara di Balkan Barat, Moldova dan Georgia.
PBB memperkirakan, setidaknya 2.829 warga sipil telah tewas dan 3.180 lainnya terluka di Ukraina sejak perang dimulai pada 24 Februari.
Sejauh ini, 7,7 juta orang di Ukraina telah mengungsi, dengan lebih dari 5,3 juta mengungsi ke negara lain.
BERITA TERKAIT: