"Kami berada di tanah kami. Kami tidak takut pada siapa pun atau apa pun. Kami tidak berutang apa pun kepada siapa pun, dan kami tidak akan memberikan apa pun kepada siapa pun," ujar Zelensky dalam pidatonya pada Selasa pagi (22/2).
Zelensky menegaskan, pengakuan Rusia merupakan pelanggaran terhadap integritas dan kedaulatan Ukraina. Namun terlepas dari keputusan Rusia, perbatasan internasional Ukraina tidak akan berubah.
Langkah terbaru Putin, lanjutnya, telah merusak negosiasi damai dan Perjanjian Minsk.
Meski demikian, Zelensky yakin Ukraina akan menangani krisis dengan tenang dan percaya diri. Ia juga mengatakan Ukraina telah melakukan pertemuan darurat dengan Jerman, Rusia, dan Prancis.
Setelah memberikan pengakuan terhadap Donetsk dan Luhansk, Putin menandatangani perjanjian dengan para pemimpin kelompok separatis wilayah tersebut.
Putin kemudian dilaporkan memobilisasi pasukan Rusia ke Donetsk dan Luhansk, yang menambah panasnya situasi.
BERITA TERKAIT: