Rencana tersebut diungkap oleh Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam pada Rabu (16/2), setelah Presiden China Xi Jinping memerintahkan para pemimpin Hong Kong segera mengendalikan situasi Covid-19 di sana.
"Dengan perhatian penuh dan dukungan gigih dari Presiden Xi Jinping, semua masyarakat sekarang harus bergandengan tangan dalam mengatasi gelombang kelima epidemi, menunjukkan semangat Hong Kong secara penuh," ujarnya, seperti dikutip
Reuters.
"Saya optimis, melalui upaya bersama pemerintah dan sektor perhotelan, setidaknya bisa tersedia 10.000 kamar hotel," tambahnya.
Lam mengatakan dia telah berbicara dengan pemilik hotel lokal dan kepala keamanan Chris Tang akan mengawasi pengoperasian hotel yang berpartisipasi.
Nantinya hotel-hotel tersebut akan dijadikan tempat isolasi bagi pasien Covid-19.
Selain itu, sejumlah laporan media lokal juga menyebut pemerintah berencana untuk melakukan tes Covid-19 hingga satu juta orang setiap harinya mulai Maret. Mereka yang tidak mematuhi aturan juga akan didenda 10 ribu dolar Hong Kong.
Seperti China daratan, Hong Kong telah mengadopsi kebijakan "Nol Covid" untuk menekan infeksi. Namun kemunculan varian Omicron membuat pusat keuangan ini kewalahan.
Pada Kamis (17/2), Hong Kong dipekirakan melaporkan sekitar 5.000 kasus Covid-19, naik dari rekor tertinggi sehari sebelumnya, yaitu 4.285 kasus Covid-19.
Sejak awal pandemi, Hong Kong sudah melaporkan sekitar 30 ribu kasus Covid-19, dengan sekitar 230 kematian.
BERITA TERKAIT: