Setelah Ukraina, AS Minta Warganya di Belarus untuk Segera Pergi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Selasa, 15 Februari 2022, 11:16 WIB
Setelah Ukraina, AS Minta Warganya di Belarus untuk Segera Pergi
Kedutaan Besar AS di Minsk, Belarus/Net
Kecil Besar
rmol news logo Setelah mendesak warganya untuk meninggalkan Ukraina, Amerika Serikat (AS) juga mengeluarkan pernyataan serupa bagi warganya di Belarus.

Dalam pengumuman di situs webnya pada Selasa (15/2), Kedutaan Besar AS di Minsk mendorong warganya untuk segera meninggalkan Belarus lantaran situasi yang tidak aman.

"Jangan bepergian ke Belarus karena penegakan hukum yang sewenang-wenang, risiko penahanan, dan yang tidak biasa dan mengenai penumpukan militer Rusia di sepanjang perbatasan Belarus dengan Ukraina, Covid-19, dan pembatasan masuk terkait," kata kedutaan, seperti dikutip Sputnik.

"Warga AS di Belarus harus segera berangkat melalui sarana komersial atau pribadi," tambah pengumuman tersebut.

Sebelum pengumuman tersebut muncul, Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan memberi penjelasan kepada anggota parlemen AS tentang situasi Ukraina.

AS juga menawarkan Ukraina jaminan pinjaman hingga 1 miliar dolar AS untuk membantu ekonominya di tengah tekanan dari penumpukan militer Rusia.

Amerika Serikat menuduh Rusia membuat rencana untuk menyerang Ukraina pada pekan ini, tetapi Moskow telah menolak klaim tersebut. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA