Hal itu terungkap dari gambar-gambar satelit komersial yang diterbitkan oleh Maxar Technologies, seperti dimuat
Reuters pada Jumat (11/2).
Gambar-gambar tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen.
Maxar sendiri menyebut pihaknya berusaha melacak penumpukan pasukan Rusia selama berpekan-pekan. Sementara gambar-gambar yang dirilis diambil pada Rabu (8/2) dan Kamis (9/2).
Terlihat adanya penyebaran kekuatan yang dilakukan oleh Rusia secara signifikan di beberapa lokasi, termasuk Krimea yang dicaplok pada 2014, Rusia bagian barat, dan Belarus.
Di Krimea, Maxar mengatakan telah mengidentifikasi pengerahan besar pasukan dan peralatan militer baru di lapangan terbang Oktyabrskoye di utara Kota Simferopol, termasuk 550 tenda pasukan dan ratusan kendaraan.
Pasukan dan peralatan militer baru juga tiba di dekat Novoozernoye Krimea dan di dekat Kota Slavne.
Di Belarus Maxar mengidentifikasi penempatan baru pasukan, kendaraan militer dan helikopter di lapangan terbang Zyabrovka dekat Gomel, kurang dari 25 km dari perbatasan dengan Ukraina.
Dikatakan bahwa pengerahan besar pasukan dilakukan di area pelatihan Kursk di Rusia barat, sekitar 110 km di sebelah timur perbatasan Ukraina.
Rusia sendiri sedang mengadakan latihan militer bersama di Belarus bekas Soviet serta latihan angkatan laut di Laut Hitam.
Sejauh ini, Rusia belum mengungkapkan berapa banyak pasukan yang telah dikerahkannya. Moskow juga menekankan bahwa mereka memiliki hak untuk memindahkan pasukan di sekitar wilayahnya sesuai keinginan.
BERITA TERKAIT: