Ke Markas NATO, Boris Johnson Siap Tambah 1.000 Pasukan ke Ukraina

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Kamis, 10 Februari 2022, 15:58 WIB
Ke Markas NATO, Boris Johnson Siap Tambah 1.000 Pasukan ke Ukraina
Tentara Inggris/Net
rmol news logo Inggris menyatakan kesiapan untuk mengerahkan 1.000 tentara tambahan untuk menangani krisis kemanusiaan yang terkait dengan Ukraina.

Hal itu disampaikan oleh Perdana Menteri Inggris Boris Johnson ketika mengunjungi markas NATO di Brussels pada Rabu (9/2), seperti dikutip Defense Blog.

"Sebagai aliansi, kita harus menarik garis di salju dan memperjelas ada prinsip-prinsip yang tidak akan kita kompromikan," tegas Johnson.

Pada saat yang sama, Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss juga bertemu dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov untuk membahas ketegangan di perbatasan Ukraina.

"Itu termasuk keamanan setiap sekutu NATO dan hak setiap demokrasi Eropa untuk bercita-cita menjadi anggota NATO,” tambah Johnson.

Setelah mengunjungi Brussels, Johnson berangkat menuju Warsawa, Polandia untuk bertemu dengan Presiden Andzrej Duda, Perdana Menteri Mateusz Morawiecki, dan anggota detasemen militer Inggris.

Inggris hampir menggandakan penempatan NATO di Estonia, dari 900 menjadi 1.750. Penambahan lebih dari 1.000 tentara dilakukan Inggris jika diperlukan.

Johnson juga mengatakan Inggris mengerahkan lebih banyak jet Angkatan Udara Kerajaan di Eropa selatan, dan dua kapal Angkatan Laut Kerajaan ke Mediterania timur. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA