Ketua House of Commons, Jacob Rees-Mogg pada Kamis (25/11) mengatakan, tidak ada tiket yang dipesan untuk para menteri. Namun para atlet dapat memutuskan sendiri untuk mengikuti ajang olahraga tersebut atau tidak.
"Terserah Komite Olimpiade Inggris untuk memutuskan apakah atlet pergi atau tidak. Mengenai menteri pemerintah, apakah mereka ingin pergi ke Republik Rakyat China, saya dapat memberi tahu Anda bahwa tidak ada tiket yang dipesan," kata Rees-Mogg.
Pernyataan Rees-Mogg itu merupakan jawaban atas pertanyaan dari ketua lintas partai Inter-Parliamentary Alliance on China (IPAC), Sir Iain Duncan Smith MP.
Dalam sebuah pernyataan, IPAC juga menyoroti keputusan pemerintah Amerika Serikat yang dilaporkan akan segera mengumumkan bahwa tidak ada pejabat pemerintahannya yang akan menghadiri Olimpiade Beijing.
Tekanan untuk melakukan boikot terhadap Olimpiade Beijing meningkat di tengah kekhawatiran global atas menghilangnya bincang tenis asal China, Peng Shuai, sejak ia mengungkap kasus pelecehan seksual yang dialaminya oleh pejabat tinggi Partai Komunis China.
IPAC juga telah memimpin aksi parlemen di lebih dari 10 negara yang menyerukan boikot diplomatik terhadap Olimpiade Beijing sebagai tanggapan atas pelanggaran hak asasi manusia oleh pemerintah China di Wilayah Uighur Xinjiang dan Hong Kong.
BERITA TERKAIT: