Dalam laporan kantor berita
WAFA pada Kamis (11/11), bentrokan terjadi membuat satu orang dirawat di rumah sakit.
Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan, dari 46 orang itu, 26 orang terluka setelah menghirup gas air mata yang ditembakkan oleh tentara Israel, 14 akibat peluru logam berlapis karet dan enam akibat jatuh.
Hubungan antara Israel dan Palestina telah hancur selama beberapa dekade, sejak Palestina mencari pengakuan diplomatik untuk negara merdeka mereka di wilayah Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, yang sebagian diduduki oleh Israel, dan Jalur Gaza.
Pemerintah Israel menolak untuk mengakui Palestina sebagai entitas politik dan diplomatik yang independen, dan membangun pemukiman di daerah-daerah pendudukan, meskipun ada keberatan dari masyarakat internasional dengan PBB yang memimpin.
BERITA TERKAIT: