Hal itu diungkap dalam Laporan Pertahanan Nasional 2021 yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan.
Laporan dua tahunan itu menyebut, ratusan tentara AS telah melakukan perjalanan ke Taiwan selama dua tahun terakhir untuk lebih dari 100 program pelatihan berbeda. Di sisi lain, Taiwan juga mengirim pasukannya ke AS untuk hal yang sama.
Dilihat oleh
South China Morning Post, laporan itu mengungkap hampir 2.800 tentara AS dan Taiwan terlibat dalam 384 program pertukaran dari September 2019 hingga Agustus 2021.
Itu termasuk 542 personel militer Taiwan yang datang ke AS untuk 175 program berbeda, dan 618 Pasukan AS yang mengikuti 107 program di pulau Taiwan.
Laporan itu juga mencatat 1.639 personel dari kedua militer terlibat dalam 102 program lain, tetapi tidak menyebutkan di mana itu terjadi.
Angka itu cukup mengejutkan, lantaran pada bulan lalu
Wall Street Journal membeberkan hanya ada sekitar dua lusin pasukan khusus dan marinir AS yang mengunjungi Taiwan.
Laporan
Wall Street Journal itu kemudian memicu kemarahan Beijing.
Sementara itu, sebuah dokumen milik Pentagon yang didapatkan oleh
Foreign Policy pada Senin (8/11) menunjukkan AS telah menempatkan personelnya di Taiwan sejak awal 2008.
Jumlah mereka relatif kecil, kadang-kadang hanya tujuh atau sebanyak 30 orang. Kendati begitu tetap provokatif.
BERITA TERKAIT: