Keterangan tersebut disampaikan Pradeep Kodippili, seorang pejabat badan penanggulangan bencana setempat kepada media pada Senin (8/11).
"Lima orang tewas dan dua orang hilang dilaporkan di seluruh Sri Lanka sejak hujan mulai turun pada akhir Oktober," kata Pradeep, seperti dikutip dari
AFP.Sementara empat korban tewas lainnya dilaporkan di wilayah Tamil Nadu.
Sebagai bagian dari upaya membantu warga, pihak berwenang telah mendirikan lebih dari 150 kamp bantuan untuk mendistribusikan makanan dan bantuan kepada mereka yang terpaksa keluar dari rumah.
Sebagian besar jalan utama di ibu kota negara bagian Chennai juga dilaporkan terendam air dan pepohonan tumbang, mengganggu lalu lintas.
Banjir di Chennai menewaskan lebih dari 250 orang selama rekor curah hujan pada tahun 2015.
Para ilmuwan mengatakan cuaca yang semakin tak terduga dan ekstrem di Asia Selatan telah disebabkan oleh perubahan iklim dan diperburuk oleh deforestasi, pembendungan, dan pembangunan yang berlebihan.
BERITA TERKAIT: