Pemerintah juga meminta warga yang belum kembali ke Beijing untuk menunda jadwal kepulangan mereka.
"Jika ada waktu dan ruang yang tumpang tindih dengan jadwal perjalanan kasus yang dilaporkan, harap segera laporkan jadwal perjalanan Anda ke unit kerja komunitas (desa) dan hotel, tetap dalam isolasi diri dan bekerja sama dengan berbagai tindakan pengendalian," kata Komisi Kesehatan Beijing, seperti dikutip dari
Global Times, Senin (1/11).
"Orang-orang yang belum kembali ke Beijing harus menunda jadwal kepulangan mereka dan bekerja sama dengan tindakan pencegahan dan pengendalian setempat," lanjutnya.
Sejauh ini wabah Covid-19 terbaru telah mempengaruhi setidaknya 16 wilayah tingkat provinsi di daratan China.
Mereka yang belum kembali ke Beijing, harus melakukan tindakan perlindungan pribadi yang baik dan memperhatikan informasi epidemi di wilayahnya berada saat itu, kata komisi itu.
Bagi mereka yang berada di antara kelompok berisiko tinggi, harus tinggal di dalam rumah dan melakukan tes asam nukleat sesuai dengan persyaratan. Mereka harus melaporkan keadaanya selama di bawah pengawasan medis dan mencari pertolongan medis jika diperlukan.
Beijing melaporkan nol kasus baru pada Minggu (31/10). Meskipun demikian, otoritas kesehatan mengingatkan masyarakat untuk memperkuat pemantauan kesehatan mereka sendiri.
“Jika demam, batuk, dan gejala lainnya, jangan makan bersama atau berpartisipasi dalam pesta pergi ke klinik demam rumah sakit terdekat sesegera mungkin, jangan minum obat sendiri, agar tidak menunda kesempatan pengobatan," kata komisi itu.
BERITA TERKAIT: