
Amerika Serikat (AS) harus mematuhi kesepakatan penjualan jet tempur F-35 yang telah dibayar oleh Turki. Jika AS tidak mengirimkannya sesuai komitmen, maka Washington harus mengembalian uang atau memberi produk lain sebagai ganti.
Begitu yang dikatakan oleh Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu dalam wawancara dengan
CNN Turk pada Kamis (27/10).
Menurut Kementerian Pertahanan, Turki dan AS telah sepakat untuk melanjutkan pembicaraan untuk menyelesaikan masalah program F-35 Joint Strike Fighter.
Perwakilan dari kementerian pertahanan Turki dan AS juga telah mengadakan pertemuan di ibu kota Ankara untuk membahas masalah keuangan.
Pada 2019, Washington mengumumkan bahwa mereka mengeluarkan Turki dari program F-35 karena pembelian sistem pertahanan udara S-400 Rusia oleh Ankara.
Turki menekankan bahwa S-400 tidak akan diintegrasikan ke dalam sistem NATO dan tidak menimbulkan ancaman bagi aliansi atau persenjataannya.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: