Dalam wawancara di saluran
TV Rossiya-24 pada Senin (25/10), Gavrilov menekankan bahwa pernyataan dari penasihat kepala kantor presiden Ukraina, Alexei Arestovich, itu adalah sesuatu yang menggelikan.
“Jangan dianggap serius. Pernyataan itu malah mengundang tawa. Orang ini tidak serius, dia hanya sedang bersiap untuk sesuatu yang tidak diduga," katanya seperti dikutip dari
The Moscow Times, Senin (25/10).
Program rudal Ukraina didasarkan pada perkembangan Soviet yang saat ini kalah jauh dengan senjata masa kini. Aneh, jika ada pihak yang tetap menggunakan rudal yang tersisa dari periode Soviet karena jangkauannya terbatas.
"Bahkan, jangkauannya tidak akan bisa mencapai Moskow," lanjutnya.
Gavrilov mengatakan, selama delapan tahun tidak ada sesuatu yang dihasilkan dari pabrik tank Malyshev selain tiga kendaraan Oplot yang seringkali mengalami kerusakan tapi tetap nekat mengancam akan mengendarainya untuk menyerang.
Namun demikin, Gavrilov tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa Kiev akan mendapat kekuatan dari pasokan senjata yang diberikan oleh Barat yang selama ini menghasut Kiev.
BERITA TERKAIT: