Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menyatakan dukungan tersebut ketika melakukan panggilan telepon dengan Menteri Luar Negeri Lithuania Gabrielius Landsbergis pada Sabtu (21/8), seperti dimuat
Reuters.
Keduanya sepakat bahwa tindakan agresif dan tekanan politik sepihak dari China ke Lithuania sama sekali tidak dapat diterima. Keduanya kemudian menyetujui tindakan bilateral terkoordinasi untuk menahan tekanan China.
Dalam pernyataan Kementerian Luar Negeri Lithuania pada Minggu (22/8), tidak dirinci tindakan bilateral terkoordinasi yang dimaksud.
Sementara itu, dalam pernyataan terpisah, Departemen Luar Negeri AS menyampaikan bahwa Blinken menggarisbawahi solidaritas kuat Washington dengan sekutu NATO dan Uni Eropa-nya, Lithuania, dalam menghadapi perilaku memaksa China.
China menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayah kedaulatannya. Sehingga keputusan Lithuania untuk mengizinkan Taiwan membuka kantor perwakilan di Vilnus dengan namanya sendiri, memicu kemarahan Beijing.
Beijing pada 10 Agustus lalu menuntut Lithuania untuk menarik dutabesarnya di Beijing dan menegaskan akan memanggil kembali utusan China di Vilnus.
BERITA TERKAIT: