Presiden Recep Tayyip Erdogan mengungkapkan bahwa rencana Turki tetap tidak berubah meskipun kenyataan di lapangan saat ini menyuguhkan situasi Afghanistan yang buruk.
"Kami bertujuan untuk memastikan keamanan bandara dan berkontribusi pada keamanan Afghanistan setelah penarikan (pasukan) Amerika. Kami masih mempertahankan niat ini," kata Erdogan dalam wawancara yang disiarkan televisi, seperti dikutip dari
ToloNews, Kamis (19/8).
Ankara telah bernegosiasi dengan pejabat pertahanan AS, menawarkan untuk membantu mengamankan dan menjalankan bandara Kabul yang merupakan kunci untuk memungkinkan negara-negara mempertahankan kehadiran diplomatiknya di Afghanistan setelah penarikan pasukan AS.
Gerakan cepat Taliban yang menguasai Afghanistan memang di luar dugaan, menimbulkan kekhawatiran terhadap rencana tersebut. Namun Erdogan memastikan tetap pada rencana semula.
Pejabat Amerika menyatakan terima kasih atas peran Turki dalam mengevakuasi warga sipil dari Kabul. Mereka terus berkomunikasi dengan Ankara tentang pengaturan keamanan bandara.
"Kehadiran militer Turki di Afghanistan akan memberikan keunggulan bagi pemerintahan baru," kata Erdogan.
Mengenai siapa yang akan memegang kekuasaan, Erdogan menambahkan, Turki akan tetap mendukung Afghanistan. Sekali lagi ia menyampaikan bahwa ia siap untuk bertemu dengan para pemimpin Taliban.
BERITA TERKAIT: