Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Kamis (8/7) menjelaskan bahwa dia memerintahkan pasukan keamanan untuk menyita akun tersebut setelah operasi bersama mengungkap jaringan dompet elektronik yang digunakan oleh Hamas untuk mengumpulkan dana menggunakan bitcoin dan mata uang kripto lainnya.
Pernyataan yang sama juga mengklaim bahwa Hamas telah melancarkan kampanye online untuk mengumpulkan sumbangan untuk sayap militernya.
“Alat intelijen, teknologi, dan hukum yang memungkinkan kami mendapatkan uang teroris di seluruh dunia merupakan terobosan operasional,†kata Gantz seperti dikabarkan
Associated Press.
Pernyataan yang sama juga mengatakan bahwa mereka telah menyita sekitar 2 juta dolar AS, di samping lebih dari 300 akun
cryptocurrency, empat situs web dan empat halaman Facebook yang terkait dengan skema tersebut.
Sebelumnya, salah satu cabang penyelidikan Amerika Serikat menargetkan sayap militer Hamas dan aparat penegak hukum menyita lebih dari 150 akun cryptocurrency yang mereka katakan mencuci dana ke dan dari akun yang dioperasikan oleh grup tersebut.
BERITA TERKAIT: