Kementerian Darurat melaporkan pesawat yang membawa 28 orang itu kehilangan kontak dengan kontrol lalu lintas udara ketika berada di Semenanjung Kamchatka di timur jauh Rusia.
Dari 28 orang yang ada di dalam pesawat, enam di antaranya adalah awak dan 22 lainnya penumpang, termasuk satu anak-anak.
"Sebuah helikopter dan pasukan dari Kementerian Darurat Rusia sedang mempersiapkan operasi pencarian dan penyelamatan," ujar kementerian, seperti dikutip dari
Associated Press.
Saat ini investigasi terkait insiden tersebut masih berlangsung. Namun pusat meteorologi setempat mengatakan cuaca di daerah itu berawan.
Menurut pejabat setempat, dua helikopter dan sebuah pesawat telah dikerahkan untuk memeriksa rute pesawat yang hilang.
Sementara itu,
TASS memuat, pihak berwenang telah meluncurkan kasus pidana dengan kemungkinan adanya pelanggaran aturan keselamatan karena hilangnya komunikasi dengan pesawat.
Pasalnya, sertifikat kelayakan pesawat diketahui akan berakhir pada 30 Agustus tahun ini. Pesawat itu milik Kamchatka Aviation Enterprise, sebuah maskapai penerbangan yang berbasis di Yelizovo, Rusia.
BERITA TERKAIT: