Lonjakan kematian ini terjadi seiring dengan lonjakan kasus infeksi. Gugus Tugas penanganan Covid-19 Rusia pada Sabtu (3/7) melaporkan 24.439 kasus baru. Ini adalah penghitungan harian tertinggi sejak Januari lalu. Jumlah kasus ini juga lebih banyak 1.200 kasus dari hari sebelumnya.
Meski begitu, Kremlin menegaskan bahwa pihak berwenang tidak akan membahas soal
lockdown. Jurubicara Kremlin Dmitry Peskov mengakui bahwa situasi dengan virus corona tetap "tegang" di sejumlah wilayah di Rusia. Namun tidak ada yang menginginkan
lockdown.
Di sisi lain, seperti dikabarkan
Al Jazeera, pemerintah Rusia juga terus menggenjot kampanye vaksinasinya dengan harapan akan meredam gelombang baru. Meski begitu, sejauh ini, hanya ada sekitar 16 persen dari 146 juta populasi di Rusia yang sudah disuntik vaksin.
Meski tidak menerapkan lockdown, namun sejumlah wilayah di Rusia memberlakukan serangkaian tindakan pembatasan untuk mendorong vaksinasi.
Di Moskow, misalnya, para pejabat kini telah melarang orang pergi ke kafe, bar, dan restoran kecuali mereka dapat menunjukkan bukti vaksinasi, kekebalan, atau tes negatif Covid-19.
BERITA TERKAIT: