Pada Minggu (27/6), suhu tertinggi di sejumlah wilayah di Kanada dan AS telah memecahkan rekor tertinggi sepanjang masa.
Di Lytton, British Columbia, Kanada, rekor suhu mencapai 46,6 derajat Celcius. Sedangkan di Portland, Oregon, AS, suhu mencapai 44 derajat Celcius.
Laporan Oregon Public Broadcasting menyebutkan, sejak akhir pekan lalu, bermunculan pasien dengan penyakit terkait panas. Dimuat
The Independent, sekitar 200 orang dilarikan ke rumah sakit di Oregon sejak Jumat (25/6).
Petugas kesehatan daerah, Jennifer Vines mengaku menerima rekor 410 panggilan pada Minggu. Ia menyebut gelombang panas telah menjadi ancaman kesehatan yang serius.
"Ini adalah panas yang mengancam jiwa," ujarnya.
Gelombang panas juga disebut telah dikaitkan dengan kematian dua pria tunawisma ditemukan selama akhir pekan di sebuah perkemahan di Bend.
Selain Oregon, Layanan Cuaca Nasional AS telah mengeluarkan peringatan panas untuk sebagian besar Washington dan sebagian California dan Idaho.
Layanan Cuaca juga mendesak orang-orang menghindari panas sebanyak mungkin karena gelombang panas menyebabkan kabel kereta meleleh dan jalan retak di beberapa daerah.
Bahkan sekolah dan pusat pengujian Covid-19 terpaksa ditutup. Stasiun pendingin telah dibuka untuk memberikan bantuan kepada penduduk dari panas.
Temperatur yang tinggi juga menyebabkan penundaan acara kualifikasi Olimpiade di Eugene, Oregon, tidak jauh dari Portland.
Environment Canada juga telah mengeluarkan peringatan untuk gelombang panas, termasuk peningkatan permukaan sungai karena pencairan gletser dan risiko kebakaran hutan karena kondisi kekeringan.
BERITA TERKAIT: