Juru bicara kelompok Saraya Al-Quds, Abu Hamza, dalam tanggapannya terhadap serangan Israel di jalur Gaza, Kamis (13/5) mengatakan agar Israel tidak memberikan ancaman untuk sekedar menjadi pemenang.
Saraya Al-Quds adalah cabang militer dari gerakan Jihad Islam Palestina.
"Serangan musuh tidak akan pernah mengubah strategi perlawanannya. Dan musuh yang kalah, akan meninggalkan medan perang," kata Abu Hamza, seperti dikutip dari
Iran Press, Jumat (14/5)
Perlawanan terhadap Tentara Zionis akan tetap kuat, meskipun ratusan serangan udara dilancarkan untuk menghancurkan rakyat Palestina, katanya.
Abu Hamza kemudian menggambarkan tentara mujahidin sebagai ksatria yang melawan rezim dengan kekuatan yang dimilikinya di medan perang. Mereka bahkan mengorbankan komandan mereka di hadapan tentara dalam pertempuran ini.
Ia merasa sangat bangga dan beruntung memilki saudara orang-orang Palestina yang sabar yang menghabiskan hari-hari Idulfitri mereka dengan darah dan kesyahidan, katanya.
"Kami bangga kepada orang-orang Palestina, bersama kami melawan kekejaman zionis, mengorbankan hidup mereka untuk Al-Quds dan Masjid Al-Aqsa," kata Abu Hamza.
BERITA TERKAIT: