Dikutip dari
Kyodo News pada Kamis (7/5), Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) berupaya membantu Angkatan Bersenjata Filipina (PAF) atas ketegangan dengan China di Laut China Selatan.
SDF sendiri menyediakan peralatan penyelamat jiwa. Itu merupakan kali pertama bagi Jepang menawarkan peralatan SDF kepada pasukan asing untuk bantuan resminya.
Di bawah kesepakatan 1,1 juta dolar AS, Jepang akan mengirimkan alat bantuan bencana, termasuk jackhammers, sonar, dan pemotong mesin antara lain ke PAF. Personel SDF juga akan melatih unit PAF untuk menggunakan peralatan tersebut.
"Kami berharap pemberian bantuan tersebut akan memperdalam hubungan bilateral dengan mitra regional yang secara strategis penting," kata seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Jepang.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi juga membawa upaya sepihak China untuk mengubah status quo di Laut China Timur dan Laut China Selatan ke dalam pertemuan para menteri luar negeri G7 yang berlangsung di London, Inggris pada Rabu (5/5).
Motegi juga menyampaikan keprihatinan Jepang atas penanganan hak asasi manusia terhadap minoritas Uighur di Xinjiang, serta situasi di Hong Kong.
BERITA TERKAIT: