Presiden Vladimir Putin telah mengonfirmasikan rencana bantuan tersebut kepada Perdana Menteri India Narendra Modi dalam percakapan telepon mereka.
"Presiden Putin mengirimkan kata-kata dukungan kepada Narendra Modi pada saat yang sulit yang harus dihadapi negara itu dalam melawan penyebaran virus corona, dan memberitahunya tentang keputusan untuk memberikan bantuan kemanusiaan darurat ke India," isi pernyataan layanan pers, seperti dikutip dari
Tass, Rabu (28/4).
Kremlin menginformasikan bahwa hari ini, Kementerian Darurat Rusia akan mengirim pesawat ke India yang membawa lebih dari 22 ton bantuan kemanusiaan, termasuk 20 unit peralatan suplai oksigen, 75 mesin ventilasi paru buatan, 150 monitor medis dan 200.000 paket obat-obatan.
Bantuan yang akan dikirimkan berupa 20 konsentrator oksigen, 75 mesin ventilasi paru-paru buatan, 150 menitor medis dan ratusan ribu paket obat-obatan yang jumlah keseluruhannya adalah 22 ton.
Modi menyambut baik bantuan tersebut dengan suka cita yang tinggi, berterima kasih kepada Putin atas kerja sama Rusia dengan teknologi tingginya.
India pada hari Rabu, melaporkan 360.960 kasus baru virus corona dan 3.293 korban dalam 24 jam terakhir, menjadi lonjakan kasus harian tertinggi dan kematian dalam 24 jam sejak pandemi melanda.
Penambahan baru membuat penghitungan total menjadi 1,79,97,267 sementara jumlah korban tewas melampaui tonggak sejarah yang suram dari dua lakh-mark menjadi 2.01.187.
Sebelumnya, banyak negara seperti, AS, Inggris, Jerman, Selandia Baru, dan lainnya telah berjanji untuk membantu India dalam memerangi virus tersebut.
BERITA TERKAIT: