Dubes Wahid: Potensi Pasar Rusia Besar, Tapi Terkendala Dengan Transportasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/raiza-andini-1'>RAIZA ANDINI</a>
LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Kamis, 11 Februari 2021, 22:23 WIB
Dubes Wahid: Potensi Pasar Rusia Besar, Tapi Terkendala Dengan Transportasi
Dubes Indonesia untuk Rusia Wahid Supriyadi/Net
rmol news logo Potensi pasar Rusia cukup menjanjikan untuk meningkatkan ekonomi nasional. Pasalnya, sejumlah komuditas pangan dan industri alutsista diimpor dari Indonesia.

Salah satu yang teranyar adanya shipboats dan floating structure yang merupakan produk dari PT Lundin Banyuwangi yang diekspor ke Rusia dengan harga yang cukup bersaing dengan negara lain.

Komoditas pangan yang menjanjikan yakni ekspor buah-buahan dan sayuran tropis yang dinilai sebagai bahan paling eksotis.
Namun, permasalahannya untuk melakukan impor buah segar terkendala dengan moda transportasi yang belum memadai.

“Permasalahan itu memang di direct flight yang belum ada. Berkali-kali Garuda akan terbang, bahkan dirutnya sudah ke sana tapi ada peristiwa lain sehingga tidak bisa terbang,” kata Dubes Indonesia untuk Rusia Wahid Supriyadi dalam acara diskusi virtual LP3ES, Kamis (11/2).

Untuk komuditas buah-buahan yang diekspor ke Rusia, kata Wahid, nominalnya sebanyak 11,8 juta dolar AS, antara lain pisang, kelapa, mangga, manggis.

“Walaupun jumlah masih kurang, dan saya melihat ini peluang besar sekali. Karena buah tropis itu buah yang eksotis, saa beberapa kali ke pasarperputarannya cepat sekali,” katanya.

Untuk ekspor dried coconut jumlahnya sebanyak 8.123,3 ton dengan nilai 11.165.803 dolar AS, kemudian jambu merah dan manggis berjumlah 21,5 ton dengan nilai 105.214 dolar AS dan buah lainnya 2 ton senilai 10.257 dolar AS. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA