Guru Di AS Tolak Pembelajaran Tatap Muka Sebelum Mendapat Suntikan Vaksin

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Kamis, 04 Februari 2021, 10:54 WIB
Guru Di AS Tolak Pembelajaran Tatap Muka Sebelum Mendapat Suntikan Vaksin
Pengarahan Covid-19 Gedung Putih/Net
rmol news logo Guru-guru di Amerika Serikat menolak melakukan pembelajaran tatap muka jika para guru belum mendapatkan vaksinasi Covid-19. Di tengah kurangnya pasokan vaksin, banyak guru yang belum diinokulasi. Menanggapi keluhan ini, direktur CDC, Rochelle Walensky, mengatakan bahwa vaksinasi guru bukanlah prasyarat untuk membuka kembali sekolah yang aman.

“Ada peningkatan data yang menunjukkan bahwa sekolah dapat dibuka kembali dengan aman dan bahwa pembukaan kembali yang aman tidak berarti bahwa guru perlu divaksinasi,” kata Walensky kepada wartawan selama jumpa pers Gedung Putih, seperti dikutip dari The Guardian, Kamis (4/2).

Koordinator Covid-19 Gedung Putih Jeff Zients meminta Kongres untuk memberikan dana tambahan guna memastikan sekolah memiliki sumber daya yang diperlukan untuk mendukung pembukaan kembal

Guru telah dimasukkan dalam prioritaskan penerima vaksin, di bawah rencana pemerintah untuk memvaksinasi para pekerja penting dan pembukaan kembali sekolah.

Ahli penyakit menular, Anthony Fauci, mengatakan sebaiknya semua orang mengenakan masker sebagai perlindungan tambahan terhadap Covid-19.

Sistem sekolah di seluruh AS berada di bawah tekanan untuk dibuka kembali setelah beralih ke pembelajaran jarak jauh tahun lalu karena pandemi. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA