
China dan Rusia telah melakukan upaya besar untuk mengatasi dampak pandemi dan tantangan eksternal selama setahun terakhir. Kedua negara juga mampu menjaga momentum positif dalam pengembangan kerja sama bilateral di berbagai bidang, demikian kata Perdana Menteri China Li Keqiang saat bertukar ucapan selamat tahun baru bersama PM Rusia Mikhail Mishustin.
Dalam pesannya, Li juga mengapresiasi keberhasilan kedua negara yang berhasil mengadakan pertemuan rutin ke-25, antara perdana menteri China dan Rusia di tengah pandemi virus corona, serta pencapaian kedua negara di banyak konsensus penting sepanjang 2020, seperti dilaporkan
Global Times, Jumat (1/1).
Memasuki tahun yang baru, Li mengatakan bahwa dirinya siap untuk lebih memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan Mishustin untuk pengembangan kerjasama bilateral praktis yang berkelanjutan, sehat dan stabil.
Sementara itu, Mishustin mengatakan bahwa dirinya yakin mekanisme pertemuan reguler akan semakin membantu melaksanakan tujuan dan tugas yang ditetapkan oleh kedua belah pihak dan bisa mendorong kerja sama bilateral ke tingkat yang lebih tinggi di tahun baru.
Sebelumnya, Presiden Xi Jinping dan Vladimir Putin juga telah saling bertukar ucapan selamat, berjanji untuk terus mempertahankan kontak dekat kedua negara.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: