Dalam sebuah pernyataan yang dikutip
Bloomberg pada Sabtu (26/12), pemerintah mengatakan pembatasan baru akan diterapkan mulai Senin (28/12).
Langkah itu diambil setelah Jepang mengalami peningkatan kasus Covid-19 di tengah penemuan virus corona jenis baru di Tokyo.
Pada Sabtu, Tokyo melaporkan 949 kasus baru, dengan dua di antaranya terinfeksi virus corona jenis baru. Pada Jumat (25/12), Tokyo juga sudah melaporkan lima kasus terkait virus corona jenis baru itu.
Virus corona janis baru sendiri menyebar dengan cepat di Inggris. Virus itu diyakini 70 persen lebih menular dari aslinya. Saat ini beberapa negara sudah mengonfirmasi kehadiran varian virus baru itu, di antaranya Jerman, Swiss, dan Irlandia.
Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga mengatakan pihaknya akan bekerja pada langkah-langkah pencegahan di perbatasan sambil mengawasi perkembangan baru untuk mencegah virus yang bermutasi.
BERITA TERKAIT: