Ribuan Truk Yang Terdampar Di Pelabuhan Donver Inggris Mulai Terurai, 24 Sopir Positif Covid-19

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Sabtu, 26 Desember 2020, 09:22 WIB
Ribuan Truk Yang Terdampar Di Pelabuhan Donver Inggris Mulai Terurai, 24 Sopir Positif Covid-19
Ribuan pengemudi truk harus antre untuk masuk ke Prancis di daerah Dover. Prancis memberlakukan penutupan akinat kekhawatiran varian baru virus corona/Net
rmol news logo Ribuan truk yang terdampar selama berhari-hari di pelabuhan Dover Inggris sejak beberapa hari lalu karena adanya pembatasan Covid-19, mulai terurai setelah diizinkan melintasi Selat pada Jumat (25/12) waktu setempat. Penguraian itu terjadi setelah pemerintah Inggris mengerahkan pasukan tambahan untuk meningkatkan pengujian virus corona kepada para pengemudi.

Layanan feri antara Dover dan pelabuhan Calais Prancis telah mulai dilanjutkan pada Kamis (24/12), mengakhiri blokade yang diberlakukan Prancis selama beberapa hari akibat kekhawatiran penyebaran varian virus corona baru dari Inggris.

Menteri Transportasi Inggris, Grant Shapps, mengatakan di Twitter pada hari Jumat (25/12) bahwa mereka telah melakukan lebih dari 10 ribu tes virus corona pada para pengemudi truk. Sebanyak 24 dari mereka dinyatakan positif.

"Lebih dari 4.500 HGV (kendaraan barang berat) telah kembali ke Selat," kata Shapps, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (26/12).

Inggris mengerahkan pasukan tambahan untuk membantu mengurai antrian truk yang menunggu tes Covid-19 sebelum diizinkan naik feri lintas saluran. Media Inggris mengatakan mereka mengirim 800 tentara tambahan untuk mendukung sebanyak 300 yang awalnya dikerahkan.

Para tentara memeriksa kendaraan dan dokumen pengemudi di pintu masuk pelabuhan. Pejabat Prancis yang berada di Dover untuk membantu membersihkan backlog, terlihat memberikan tes usap hidung ke para pengemudi.

Pemerintah Prancis dan Inggris sepakat untuk mengakhiri blokade pada hari Selasa (22/12) lalu, tetapi pihak berwenang Inggris mengatakan akan memakan waktu berhari-hari untuk bisa mengatasi antrean panjang ribuan truk itu. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA