Administrasi Luar Angkasa Nasional China (CNSA) menyebut, kapsul pembawa sampel yang dikumpulkan oleh Chang'e mendarat di wilatah Mongolia Dalam, China bagian utara pada Kamis dini hari (17/12) waktu setempat.
Dilaporkan
Xinhua, Direktur CNSA Zhang Kejian menyatakan misi tersebut berhasil.
Menurut
AFP, China menjadi negara ketiga yang berhasil mengambil sampel dari Bulan, setelah Amerika Serikat dan Uni Soviet pada 1960-an dan 1970-an.
Chang'e yang berarti Dewi Bulan, diluncurkan oleh China pada 24 November. Setelah mendarat di permukaan Bulan pada 1 Desember, misi itu juga mengibarkan bendera China.
Berdasarkan rencana, Chang'e diharuskan mengumpulkan dua kilogram material dari area di Bulan yang dikenal sebagai Oceanus Procellarum atau "Ocean of Storms". Itu adalah dataran lava luas yang belum pernah dijelajahi.
Sejauh ini belum diungkap apa saja dan berapa berat sampel yang dikumpulkan oleh Chang'e.
Para ilmuwan sendiri berharap, sampel tersebut dapat membantu mereka untuk mempelajari asal usul Bulan, formasi, dan aktivitas vulkanik di permukaannya.
Wakil Direktur Pusat Program Eksplorasi dan Luar Angkasa Bulan CNSA Pei Zhaoyu mengatakan, China akan menyediakan beberapa sampel bagi para ilmuwan di negara lain.
BERITA TERKAIT: