Berpesta Saat Pembatasan Covid-19, PM Yoshihide Suga Dikecam Warga Jepang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Rabu, 16 Desember 2020, 13:53 WIB
Berpesta Saat Pembatasan Covid-19, PM Yoshihide Suga Dikecam Warga Jepang
Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga/Net
rmol news logo Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga mendapatkan banyak kecaman karena mengikuti pesta akhir tahun dengan para pejabat ketika pemerintah memperketat aturan pembatasan sosial untuk menghentikan penyebaran virus corona.

Suga dilaporkan tetap melanjutkan serangkaian pertemuan pada pekan ini yang memicu banyak kritik dari politisi hingga pengguna media sosial.

Salah satu yang paling banyak dikritik adalah pesta akhir tahun yang dilakukan oleh Suga dengan enam pejabat senior di sebuah restoran steak kelas atas di distrik Ginza Tokyo pada Senin malam (14/12).

Dimuat Reuters, semua peserta berusia di atas 70 tahun yang berarti masuk ke dalam kelompok berisiko Covid-19.

Ryotaro Sugi, seorang aktor berusia 76 tahun yang ikut dalam pertemuan itu mengatakan mereka membahas bisbol dalam pesta akhir tahun itu.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Liberal Toshihiro Nikai mengatakan, para tamu yang hadir hanya diizinkan melepas masker ketika makan.

Bukan hanya pesta tersebut, Suga juga dikecam karena bertemu dengan eksekutif penyelenggara Olimpiade Tokyo Haruyuki Takahashi pada Selasa (14/12) di restoran steak lain.

Jurubicara pemerintah Katsunobu Kato berdalih, Suga telah menerapkan protokol kesehatan untuk setiap kegiatan yang ia hadiri.

Menteri ekonomi negara yang bertanggung jawab atas penanganan pandemi Covid-19 di Jepang, Yasutoshi Nishimura pada Rabu (16/12) juga membela Suga.

Berbagai kegiatan yang Suga lakukan sendiri terjadi ketika pemerintah meningkatkan aturan pembatasan sosial untuk menghentikan penyebaran virys corona. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA