Dalam kampanyenya, Biden telah berjanji untuk menjalankan kebijakan migrasi yang manusiawi dengan berkomitmen mengalokasikan 4 miliar dolar AS untuk mengatasi warga di Amerika Tengah melakukan migrasi.
Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard pada Selasa (15/12) mengatakan pihaknya juga akan mencoba meyakinkan pemerintahan Biden untuk mengubah kebijakan tersebut.
Ia mengatakan akan membujuk pemerintahan Biden untuk tidak hanya berinvestasi di Amerika Tengah, tetapi juga mendukung investasi dengan jangka pendek pada penyebab migrasi.
"Kami akan mencoba meyakinkan AS bahwa diperlukan fokus yang berbeda," kata Ebrard, seperti dikutip
Reuters.
"Jika Anda melakukan investasi jangka panjang dengan kredit dengan investasi besar di infrastruktur, belum tentu berdampak pada yang diinginkan," lanjutnya.
Menurut Ebrard, investasi yang berguna untuk mengendalikan arus migrasi adalah pada rencana pembangunan yang sudah ditetapkan oleh Komisi Ekonomi PBB untuk Amerika Latin dan Karibia.
Sejak dipimpin oleh Presiden Donald Trump, AS telah memberlakukan serangkaian kebijakan untuk membatasi migrasi, termasuk dengan membangun tembok besar untuk menghentikan para pencari suaka tersebut.
BERITA TERKAIT: