Mengutip laporan kantor berita
WAM, Arab News pada Minggu (29/11) memuat, saat ini pelabuhan Abu Dhabi tengah meningkatkan kemampuan logistiknya.
Sebagai bagian dari inisiatif distribusi vaksin Covid-19 dunia bernama Hope Consortium, Uni Emirat Arab (UEA) menjadi fasilitator logistik.
Sebuah gudang pengatur suhu seluas 19 ribu meter persegi di Zona Industri Khalifa Abu Dhabi telah didedikasikan untuk pusat penyimpanan vaksin dan produk farmasi lainnya.
Gudang tersebut saat ini telah menampung 1 juta botol vaksin dan memiliki fasilitas teknologi canggih untuk mengubah suhu menjadi 2 hingga 8 derajat Celcius atau bahkan -80 derajat Celcius.
Fasilitas itu juga dilengkapi sistem pemantau kelembaban secara digital.
"Kemampuan pelabuhan Abu Dhabi dalam memperluas kapasitas untuk menerima dan menyimpan bahan klinis, farmasi pada kisaran suhu sedang dan ekstrem merupakan bukti komitmen kami," kata Kepala Klaster Logistik di Pelabuhan Abu Dhabi, Robert Sutton.
Selain Abu Dhabi, pusat penyimpanan vaksin juga terdapat di Etihad Cargo, Rafed, dan SkyCell.
Saat ini permintaan vaksin Covid-19 terus menanjak seiring melonjaknya kasus di banyak negara.
Data dari World O Meter pada Minggu menunjukkan, sebanyak lebih dari 62,5 juta kasus Covid-19 telah terkonfirmasi di seluruh dunia, dengan total kematian mencapai lebih dari 1,45 juta.