Kabar itu diumumkan oleh pihak Etidah Airways pada Senin (16/11).
Pembukaan penerbangan langsung ke Tel Aviv, Israel itu dilakukan setelah negara-negara tersebut setuju untuk menormalisasi hubungan tahun ini.
Dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip
Channel News Asia, pihak maskapai mengumumkan bahwa layanan tersebut akan mulai dilakukan pada 28 Maret mendatang, atau sekitar enam bulan setelah UEA menandatangani kesepakatan yang ditengahi Amerika Serikat untuk meresmikan hubungan dengan Israel.
"Dimulainya penerbangan berjadwal adalah momen bersejarah dan sebagai maskapai penerbangan, memperkuat komitmen Etihad untuk mengembangkan peluang perdagangan dan pariwisata," kata kepala operasi Etihad Aviation Group, Mohammad al-Bulooki.
Sebenarnya, Etihad Airways bukan maskapai UEA pertama yang membuka penerbangan ke Israel. Sebelumnya ada maskapai penerbangan berbiaya rendah, Dubai flydubai yang telah mengumumkan bahwa mereka akan memulai penerbangan langsung ke Tel Aviv bulan ini dan mengoperasikan 14 penerbangan seminggu.
BERITA TERKAIT: