Itu lantaran mereka dengan sengaja memotong atau menghentikan siaran langsung pidato Trump di Gedung Putih pada Kamis malam (5/11) yang berdurasi 16 menit.
Dari sejumlah kanal, MSNBC ikut memotong pidato Trump ketika ia berupaya untuk mengklaim kemenangannya lagi.
Ketika itu, pembawa acara Brian Williams mengatakan pihaknya berusaha untuk mengoreksi kesalahan presiden.
"Di sini kita sekali lagi berada dalam posisi yang tidak biasa untuk tidak hanya menginterupsi presiden Amerika Serikat, tetapi juga mengoreksinya," kata Williams, seperti dikutip dari
The Guardian.
Peristiwa yang sama juga dilakukan oleh CNBC.
"Apa yang dikatakan presiden Amerika Serikat, sebagian besar, sama sekali tidak benar," ujar sang pembawa acara, Shep Smith.
Dalam pidatonya, Trump kembali mengklaim kemenangannya jika hanya surat suara sah yang dihitung.
Ia juga mendesak agar proses perhitungan surat suara yang terlambat dihentikan di sejumlah negara bagian.
Tudingan Trump atas adanya kecurangan pemilu sendiri telah menggoyang Amerika. Dari partainya sendiri, Trump telah banyak dikritik karena dianggap meragukan integritas pemilu AS.
BERITA TERKAIT: