
Calon presiden petahana Amerika Serikat Donald Trump dinilai sudah membahayakan kepercayaan publik dengan menyampaikan klaim sepihak mengenai kemenangannya, bahkan sebelum perhitungan suara selesai dilakukan.
Begitu kata sebuah tim pengamat internasional dari Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa (OSCE). Mereka menyebut bahwa klaim Trump itu tidak berdasar serta merusak kepercayaan publik pada lembaga-lembaga demokrasi.
"Tantangan hukum yang terlambat dan klaim yang tidak memiliki bukti tentang penipuan pemilu menciptakan kebingungan dan kekhawatiran di antara pejabat pemilu dan pemilih," begitu keterangan yang dirilis OSCE seperti dikabarkan
CNN (Kamis, 5/11).
Dia juga mengkritik klaim Trump tentang penyimpangan dalam pemungutan suara.
"Tuduhan tak berdasar tentang kekurangan sistematis, terutama oleh presiden yang sedang menjabat, termasuk pada malam pemilihan, merusak kepercayaan publik pada lembaga demokrasi," tambah pernyataan yang sama.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: