Berdasarkan perhitungan
CNN Projection pada Rabu (4/11) pukul 8 malam waktu setempat, perolehan suara elektoral Trump jauh tertinggal dari lawannya, Joe Biden, yaitu 213 dibanding 253.
Di tengah jauhnya suara yang ia miliki, Trump dilaporkan telah menghubungi sejumlah sekutu dan tim strategi hukumnya.
Trump juga dikabarkan sangat lelah setelah menghabiskan malam untuk memantau perolehan suara yang didapatnya.
Menurut seorang sumber yang dikutip
CNN, Trump mempertanyakan kinerja timnya yang tidak berhasil menantang aturan pemungutan suara, yang menurutnya menjadi salah satu faktor kemungkinan gagalnya ia mendapatkan masa jabatan kedua di Gedung Putih.
Ia pun mengaku bersedia untuk melakukan manuver hukum walaupun tidak yakin dengan hasilnya. Meski begitu ia percaya diri akan memenangkan suara di Arizona, Pennsylvania, dan Georgia.
Pada Rabu sore, Trump juga mengisyaratkan rencana tersebut melalui akun Twitter-nya.
"Pengacara kami telah meminta 'akses', tapi apa gunanya itu? Kerusakan tela terjadi pada sistem integritas kita, dan pada pemilihan presiden itu sendiri. Ini yang harus didiskusikan!" tegasnya.
BERITA TERKAIT: