Dimuat
Washington Post, Layanan Pos Amerika Serikat (USPS) gagal memenuhi tenggat waktu yang ditetapkan sebelumnya oleh hakim federal Washington DC untuk melakukan pengumpulan suara di 12 distrik pos yang mencakup 15 negara bagian.
Dengan begitu, layanan tersebut mengungkap, terdapat lebih dari 300 ribu surat suara di seluruh negeri yang tidak dapat dilacak.
Pada Selasa (3/11), Departemen Kehakiman telah memerintahkan pengadilan untuk melakukan peninjauan harian mulai pukul 16.00 hingga 20.00 waktu setempat pada Hari Pemilihan.
Tetapi menurut Hakim Emmet Sullivan, Layanan Pos tidak dapat mempercepat proses pengumpulan yang dimulai pada 12.30 waktu setempat.
"Mengingat batasan waktu yang ditetapkan oleh perintah pengadilan dan fakta bahwa Layanan Pos beroperasi secara nasional, tergugat tidak dapat mempercepat proses peninjauan harian untuk berjalan dari pukul 12.30 sampai 15.00 (waktu setempat) tanpa mengganggu kegiatan yang sudah ada sebelumnya pada hari pemilihan, sesuatu yang tidak dipahami atau diminta oleh terdakwa," kata Departemen Kehakiman.
Pada Selasa pagi, USPS menyatakan, sebanyak 300.523 surat suara di seluruh negeri telah menerima pemindaian masuk tetapi tidak keluar dari proses yang kemungkinan dapat terjebak dalam sistem.
Meski begitu, Sullivan mengatakan pihaknya cenderung membiarkan proses berlanjut dan Departemen Kehakiman akan membahas kendala tersebut pada Rabu (4/11).
BERITA TERKAIT: