WHO: Infeksi Virus Corona Dunia Mulai Melambat, Kecuali Asia Tenggara

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Selasa, 25 Agustus 2020, 17:43 WIB
WHO: Infeksi Virus Corona Dunia Mulai Melambat, Kecuali Asia Tenggara
WHO sebut rata-rata wilayah di dunia mengalami tren penurunan Covid-19/Net
rmol news logo Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut rata-rata telah terjadi tren penurunan infeksi Covid-19 dan kematian akibat virus corona secara global, kecuali untuk Asia Tenggara dan Mediterania timur.

Sejauh ini, Selasa (25/8), sudah ada lebih dari 23,65 juta orang di dunia yang terinfeksi virus corona baru dengan 811.895 di antaranya meninggal dunia.

Dari laporan WHO pada Senin malam (24/8), terdapat 1,7 juta kasus Covid-19 yang dikonfirmasi dalam sepekan, dari 17 hingga 23 Agustus. Angka tersebut mengalami penurunan sebanyak 4 persen dari pekan sebelumnya.

"Dan 39 ribu kematian baru dilaporkan ke WHO, penurunan 12 persen dalam jumlah kematian dibandingkan pekan sebelumnya," demikian bunyi laporan WHO yang dikutip Reuters.

Amerika masih menjadi wilayah paling terpukul. Di mana menyumbang setengah dari total kasus baru dan 62 persen dari kematian pada pekan tersebut. Namun, secara keseluruhan, terjadi penurunan infeksi di Amerika jika dibandingkan pekan sebelumnya.

Wilayah lain yang mengalami tren penurunan infeksi dan kematian Covid-19 adalah Afrika dengan masing-masing turun sebesar 8 persen dan 11 persen dalam pekan sebelumnya.

Beberapa negara yang menyumbang penurunan infeksi adalah Aljazair, Kenya, Ghana, Senegal, dan Afrika Selatan.

"Di kawasan Eropa, jumlah kasus yang dilaporkan terus meningkat selama tiga pekan terakhir. Namun hanya sedikit penurunan (yaitu 1 persen) yang dilaporkan dalam sepekan terakhir, dengan jumlah kematian terus menurun di seluruh wilayah," jelasnya.

Wilayah Pasifik barat juga mengalami penurunan kasus baru hingga 5 persen, karena terkendalinya wabah di Jepang, Australia, Singapura, China, dan Vietnam. Sementara Korea Selatan mendapatkan lonjakan kasus sebesar 180 persen.

Dua wilayah yang mengalami peningkatan infeksi adalah Asia Tenggara. Wilayah tersebut menjadi yang paling terdampak kedua setelah Amerika karena menyumbang 28 persen dari total infeksi di dunia dan 15 persen dari kematian.

Sementara itu Mediterania timur, menurut WHO juga terjadi peningkatan laporan kasus Covid-19 sebesar 4 persen namun jumlah kematian menurun secara konsisten dalam enam pekan terakhir. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA