Juru bicara Svetlana Tychanovskaya, Anna Krasulina, mengatakan mediator itu tentunya bukan berasal dari pemerintahan pemimpin otoriter Alexander Lukashenko.
"Kami tidak benar-benar mengharapkan dialog dengannya," kata Krasulina, yang berada di Ibu Kota Lituania bersama dengan Tikhanovskaya, kepada media setempat, Kamis (20/8) malam.
Tikhanovskaya, penantang petahan dalam pemilihan presiden 9 Agustus, tiba di Lithuania tidak lama setelah pemungutan suara. Pejabat Lithuania sebelumnya mengatakan dia menghadapi 'ancaman langsung'.
“Kami berharap untuk berdialog dengan pejabat yang bertanggung jawab di pemerintahan, yang memahami apa yang sedang terjadi dan menilai secara memadai,†katanya. "Selama [Lukashenko] memiliki ilusi sekecil apa pun, ia dapat mempertahankan kekuasaannya, dan ia akan mempertahankannya."
“Terakhir kali dia menghilang tanpa negosiasi. Oleh karena itu, kemungkinan besar kami tidak akan membicarakan lagi apa pun dengannya,†kata Krasulina.
"Bagaimanapun, tidak ada gunanya bagi siapa pun untuk bertaruh pada Lukashenko, karena itu sama saja dengan taruhan pada kuda mati," cetusnya.