Covid-19, Pentagon Perpanjang Pembatasan Perjalanan Hingga 30 Juni

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Senin, 20 April 2020, 06:15 WIB
Covid-19, Pentagon Perpanjang Pembatasan Perjalanan Hingga 30 Juni
rmol news logo Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) akan memperpanjang pembatasan perjalanan hingga 30 Juni dalam upaya untuk mengekang penyebaran virus corona.

Namun, aturan tersebut bisa melunak untuk kemungkinan beberapa pemindahan dan pemulangan pasukan yang bertugas di luar negeri.

Wakil Menteri Pertahanan Matius Donovan mengatakan peraturan baru untuk personil dan kesiapan selanjutnya akan dimulai pada Senin ini, melansir Inquirer, Minggu (19/4).

Sebelumnya, Kepala Pentagon Mark Esper pada akhir Maret telah memerintahkan penghentian semua perjalanan untuk pegawai sipil dan militer, serta anggota keluarga mereka, selama 60 hari dalam upaya untuk meredam penyebaran virus korona di dalam angkatan bersenjata AS.

Peraturan itu mestinya selesai pada Mei, namun kemudian diperpanjang selama sebulan hingga menjadi sampai 30 Juni.

Namun begitu, para komandan setempat dapat memberi wewenang kepada tentara yang dikerahkan, terutama mereka yang bertugas di luar negeri, untuk kembali ke rumah jika keadaan di darat mengizinkan.

“Pedoman baru ini memungkinkan penyebaran dan pemindahan operasional, dan memungkinkan pelancong yang berada di tengah perjalanan tugas sementara atau permanen, melanjutkan ke stasiun rumah atau stasiun tugas baru mereka,” kata Donovan.

Wakil menteri itu tidak merinci apakah tunjangan untuk repatriasi akan memengaruhi tentara di zona konflik seperti Irak, Afghanistan, dan Suriah.

Pentagon merilis angka kasus Covid-19 yang terkonfirmasi di dalam tubuh militer AS, yaitu sebanyak 2.986 kasus. Dua personel militer tewas, termasuk seorang pelaut di kapal induk USS Theodore Roosevelt, dan 44 telah dirawat di rumah sakit. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA