"PM telah keluar dari rumah sakit untuk melanjutkan pemulihannya, di Checkers," ujar jurubicara kantor perdana menteri pada Minggu (12/4).
“Atas saran tim medisnya, PM tidak akan segera kembali bekerja. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang di St Thomas," lanjut pernyataan tersebut seperti dimuat
Reuters.
Johnson pada Minggu (5/4) dilarikan ke Rumah Sakit St Thomas, London karena gejala Covid-19 yang ia miliki tidak kunjung membaik setelah 10 hari dinyatakan positif terinfeksi virus corona baru.
Ketika dibawa ke rumah sakit, Johnson dilaporkan masih mengalami demam dan batuk.
Keesokannya, Senin (6/4), Johnson dipindahkan ke unit perawatan intensif (ICU) karena kondisinya yang semakin memburuk. Di sana, Johnson menghabiskan tiga malam sebelum akhirnya dipindahkan kembali ke bangsal.
Johnson merupakan kepala pemerintahan pertama dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Sebelumnya, Pangeran Charles juga dinyatakan positif Covid-19 dan telah pulih.
BERITA TERKAIT: