Dari laporan KCNA pada Jumat (10/4), Kim mengawasi latihan skala kecil dari unit infantri yang menembakkan mortir ke sasaran. Itu merupakan latihan terbaru dalam sebulan terakhir yang dilakukan oleh Korea Utara.
Sebelumnya, Korea Utara telah melakukan latihan peluncuran rudal balistrik jarak pendek yang dikecam oleh banyak pihak karena dilakukan di tengah kekhawatiran dunia akan ancaman Covid-19.
Menurut KCNA, latihan tersebut dilakukan untuk memperkuat kemampuan pertahanan negara.
"Semangat militan setinggi langit dan antusiasme meliputi semua sub-unit dan artileri saat mereka mengambil bagian dalam latihan tembak di bawah bimbingan langsung Pemimpin Tertinggi," tulis KCNA seperti yang dikutip
Reuters.
Pada hari yang sama, Majelis Rakyat Tertinggi (SPA) juga dijadwalkan untuk mengadakan pertemuan tahunan.
Hingga saat ini, Korea Utara mengklaim tidak memiliki kasus infeksi virus corona baru atau SARS-CoV-2. Namun WHO mengatakan mereka terus melakukan pengujian dan mengkarantina lebih dari 500 orang.
BERITA TERKAIT: