Prancis mulai menerapkan lockdown pada 17 Maret dan telah diperpanjang sekali hingga 15 April. Kemungkinan besar, lockdown masih akan terus berlaku dengan meningkatnya jumlah kasus dan kematian di Prancis.
Ada pun Presiden Emmanuel Macron akan mengumumkan hal tersebut pada pekan depan, Senin malam (13/4), seperti dilansir
CNA.
Sebelumnya, Perdana Menteri Edouard Philippe juga mengatakan lockdown cukup berhasil menahan penyebaran virus dan pencabutannya masih belum ditetapkan.
Menurut direktur badan kesehatan Prancis, Jerome Salomon, jumlah orang meninggal dunia di Prancis naik 8 persen dalam sehari pada Rabu (8/4), dibandingkan 9 persen pada Selasa (7/4) dan 10 persen pada Senin (6/4).
Hingga saat ini, jumlah korban meninggal dunia akibat Coronavirus Disease (Covid-19) yang disebabkan oleh infeksi virus corona baru sudah mencapai 10.869 orang di Prancis.
Sementara itu, total infeksi di sana pun meningkat 3.881 kasus dari hari sebelumnya, menjadi 112.950 kasus pada Rabu.
Walaupun tingkat penerimaan pasien di ICU sudah mulai berkurang untuk sembilan hari berturut-turut, namun Salomon mengungkapkan, tekanan terhadap rumah sakit masih tinggi.
BERITA TERKAIT: