Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanaom Ghebreyesus mengatakan, masker bukanlah "peluru perak" untuk mengalahkan pandemik. Namun bisa digunakan untuk daerah-daerah di mana air sulit didapatkan dan ruang kehidupan yang sempit.
"Negara-negara dapat mempertimbangkan untuk menggunakan masker di masyarakat di mana langkah-langkah lain seperti mencuci tangan dan menjaga jarak fisik lebih sulit dicapai," ujar Tedros dalam sebuah briefing virtual di Jenewa pada Senin (6/4).
"Masker seharusnya hanya digunakan sebagai bagian dari paket intervensi yang komprehensif. Tidak ada jawaban hitam atau pulih, dan tidak ada peluru perak. Masker saja tidak dapat hentikan pandemik Covid-19," imbuhnya menegaskan seperti dikutip
CNA.
Menurut Tedros, penggunaan masker, khususnya masker medis secara massal dapat mengurangi pasokan peralatan pelindung diri bagi petugas kesehatan yang pada akhirnya memperburuk penanganan wabah.
Alih-alih mengenakan masker medis, Tedros bekerja sama dengan penyanyi dunia, Lady Gaga untuk mengadakan konser kesadaran.
Mega konser yang akan berlangsung pada 18 April secara virtual mengambil tema, "One World: Together at Home".
Konser ini akan menampilkan bintang-bintang termasuk Andrea Bocelli, Chris Martin, David Beckham, Elton John, John Legend, Keith Urban, Lang Lang, Paul McCartney, Priyanka Chopra Jonas, Shah Rukh Khan dan Stevie Wonder.
BERITA TERKAIT: