Badan pengendalian dan pencegahan penyakit kontinental itu juga mengungkapkan bahwa negara-negara yang paling terkena dampak COVID-19 termasuk Afrika Selatan dengan 1.353 kasus yang dikonfirmasi, Aljazair dengan 716 kasus yang dikonfirmasi serta Mesir dengan 710 kasus yang dikonfirmasi.
Pusat Kontrol dan Pencegahan Penyakit (CDC) Afrika, mencatat data kasus Covid-19 di Benua Afrika telah mencapai 5.786 kasus dan angka kematian mencapai 196 jiwa.
"Jumlah korban tewas meningkat dari 172 menjadi 196," lapor CDC Afrika, melansir Xinhua, Rabu (1/4). Angka kesembuhan yang tercatat adalah 412 orang.
Uni Afrika, melalui Afrika CDC, telah mengaktifkan Pusat Operasi Darurat dan Sistem Manajemen Insiden (IMS) untuk wabah COVID-19 pada 27 Januari.
CDC Afrika juga telah mengembangkan Rencana Aksi Insiden ketiga yang mencakup periode dari 16 Maret hingga 15 April.
Afrika Selatan sebagai negara yang paling terdampak di Benua Afrika telah memberlakukan lockdown sejak Jumat (29/3) selama tiga minggu. Namun, agaknya lockdown di Afrika Selatan tidak sepenuhnya tertib.
Sementara Aljazair yang memiliki 716 kasus virus corona telah memberlakukan jam malam serta menutup sekolah dan toko-toko.
Begitu juga dengan Mesir yang mencatat angka 710 kasus positif Covid-19 telah memberlakukan jam malam sejak dua pekan lalu.
Sementara itu beberapa negara di Benua Afrika yang belum tersentuh virus corona di antaranya adalah Komoro, Burundi, Malawi, dan Lesotho.