Amerika Habiskan Miliaran Dolar Setahun Untuk Binatang Peliharaan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Selasa, 17 Desember 2019, 06:13 WIB
Amerika Habiskan Miliaran Dolar Setahun Untuk Binatang Peliharaan
Amerika Gelontorkan Miliaran Dolar untuk Hewan Peliharaan
rmol news logo Komitmen keluarga-keluarga di Amerika Serikat (AS) terhadap kesejahteraan hewan peliharaan, patut diacungi jempol. Di sana, hewan peliharaan tidak hanya dijadikan binantang penunggu rumah, dikurung, atau sekedar untuk penghias rumah saja, tetapi kebutuhan dan perawatannya benar-benar diperhatikan.

Memiliki hewan peliharaan adalah suatu kebahagiaan, sehingga mereka akan membayar itu semua dan tak ada masalah dengan finansial sebagaimana komitmen mereka di awal.

Wakil Presiden American Society for the Prevention of Cruelty to Animals (ASPCA), Stephanie Janeczko, menyebut persiapan finansial dari punya hewan peliharaan masih tak sebanding dengan asyiknya memiliki peliharaan di rumah.

"Memiliki hewan memang membutuhkan beberapa perencanaan finansial, tetapi membawah seekor peliharaan ke rumah Anda bisa menambah rasa gembira yang tak terbandingi," ujarnya.

Untuk belanja kebutuhan hewan peliharaan, mereka begitu royal. Total belanja mereka bagi perawatan dan kesejahteraan hewan peliharaan sangat tinggi.

Dalam setahun, penduduk Amerika menghabiskan sekitar USD 75 miliar atau Rp 1.000 triliun (USD 1 = Rp 13.984) untuk belanja kebutuhan hewan. Sebagai perbandingan, kekayaan miliarder Mark Zuckerberg adalah USD 72 miliar dan merupakan orang terkaya keempat di dunia.

Anggaran sebesar itu, untuk apa saja, ya?

Urutan teratas anggaran terbesar belanja makanan hewan. Nomor dua, perawatan kesehatan dari dokter hewan. Nomor tiga dan seterusnya adalah biaya mainan, cemilan, pengasuh, tabungan, grooming, vaksin, tes laboratorium, pelatihan, suplai, dan obat-obatan.

American Pet Products Association (APSA), mencatat rata-rata keluarga Amerika menghabiskan USD 1.100 (Rp 15,3 juta) hingga USD 2.000 (Rp 27,9 juta) pada tahun pertama saat punya peliharaan baru.

Saat memutuskan mengambil hewan peliharaan, saat itulah mereka memiliki komitmen untuk bertanggung jawab.  

Kristen Euretig, Penasihat keuangan di Brooklyn Plans, mengatakan, para pecinta hewan sebaiknya  merencanakan matang-matang sebelum mengadopsi hewan karena memiliki hewan butuh berbagai komitmen.

"Memelihara hewan adalah sebuah komitmen besar dan membutuhkan sumber daya di berbagai aspek, yaitu waktu, keuangan, dan emosional," jelas Euretig.

Asuransi hewan pun menjadi pilihan bagi para pemilik. Ini termasuk biaya jaga-jaga bila hewan melukai orang lain, atau sebagai perencanaan merawat hewan dalam jangka waktu panjang.

Menurut data situs keuangan ValuePenguin, sebanyak 11 perusahaan asuransi hewan memiliki rata-rata iuran bulan sebesar USD 10 (Rp 139 ribu) hingga USD 70 (Rp 978 ribu).

Biaya termahal untuk anjing lebih tinggi, yakni mencapai USD 70. Sementara, biaya iuran tertinggi untuk kucing mencapai USD 40 (Rp 559 ribu). rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA