Serangan Bom Guncang Masjid Saat Salat Jumat, Menlu AS Tegas Dorong Perdamaian Afghanistan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Minggu, 20 Oktober 2019, 08:48 WIB
Serangan Bom Guncang Masjid Saat Salat Jumat, Menlu AS Tegas Dorong Perdamaian Afghanistan
Mike Pompeo/Net
rmol news logo Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo menegaskan komitmen negeri Paman Sam atas perdamaian dan stabilitas di Afghanistan.

Penegasan itu dibuat Pompeo pada Sabtu (19/10), sehari pasca serangan maut di sebuah masjid di provinsi Nangarhar timur yang merenggut 69 nyawa.

Serangan terjadi setelah sebuah bom yang ditempatkan di dalam masjid di daerah Jawdara di distrik Haska Mena meledak saat salat Jumat berlangsung.
Selain merenggut puluhan nyawa, serangan bom itu juga menyebabkan setidaknya 50 orang lainnya luka-luka.

"Amerika Serikat tetap berkomitmen untuk perdamaian dan stabilitas di Afghanistan, dan akan terus berjuang melawan terorisme," kata Pompeo dalam sebuah pernyataan.

"Kami mendukung rakyat Afghanistan yang hanya menginginkan perdamaian dan masa depan yang bebas dari tindakan kekerasan yang menjijikkan ini," tegasnya, seperti dimuat Reuters.

Sejauh ini belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Tetapi pemerintah menyalahkan gerilyawan Taliban atas serangan tersebut. Namun juru bicara Taliban, Suhail Shaheen membantah tuduhan itu. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA