Seorang jurubicara Kepolisian Metropolitan London mengatakan, tujuh wanita dan tiga pria telah ditangkap dengan tuduhan konspirasi dan menyebabkan gangguan publik.
Kelompok Extinction Rebellion sendiri mengatakan, penangkapan itu mewakili eskalasi taktik pre-emptive oleh pemerintah dan polisi.
Mereka juga menganggap bahwa penangkapan itu merupakan tanda bahwa apa yang mereka perjuangkan dianggap signifikan oleh pihak berwenang.
"Kami meminta pemerintah memusatkan perhatian dan sumber daya mereka pada menanggapi iklim dan keadaan darurat ekologis yang mengancam kita semua," kata kelompok tersebut dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat
Reuters (Sabtu, 5/10).
Diketahui bahwa kelompok ini pernah melakukan protes selama 11 hari di London pada bulan April lalu. Aksi yang mereka lakukan itu mengganggu transportasi umum dan jalan di London.
Aksi terbaru mereka dilakukan pada Kamis pekan kemarin di mana mereka menggunakan mobil pemadam untuk menyemprotkan cairan merah di markas Kementerian Keuangan Inggris di London untuk menarik perhatian dan protes atas kegagalan pemerintah menangani perubahan iklim.
BERITA TERKAIT: